Ads Top

Babiat Sitelpang : Legenda Harimau Yang Mendapat Penghormatan Sangat Tinggi bagi Orang Batak.

jendeladunia16.com - Babiat Sitelpang : Legenda Harimau Yang Mendapat Penghormatan Sangat Tinggi bagi Orang Batak.





Leluhur atau nenek moyang merupakan nama yang normalnya dikaitkan pada orang tua maupun orang tua leluhur (seperti kakek nenek,buyut, dan seterusnya). Masyarakat batak sangat menghormati para leluhur mereka. Tak heran jika kita temui banyak Monumen-monumen leluhur mereka bangun untuk mengingat leluhur mereka,sekaligus mempererat hubungan tali kekeluargaan. 


info wisata sumut : 

Baca juga : Refresh Menikmati Keindahan Danau Toba di Bukit Sirungkungon Ajibata


Selain pembuatan monumen yang besar dengan menghabiskan dana yang cukup besar, pasti tidak lepas asal-muasal cerita kehidupan sang leluhur tersebut. Cerita terus berkembang turun menurun melalui generasi ke Generasi. Tujuannya agar kita yang hidup di era modren ini tidak lupa asal-muasal kita. 


info wisata sumut : 

Baca juga :  Air Terjun Siringo : Eksplore Air Terjun Tersembunyi Yang Super Indah...


Saat kita berkunjung ke tempat-tempat situs sejarah batak, kita pasti melihat setiap patung itu pasti ada Babiatnya ( Harimau ). Mungkin pikiran kita hampir sama jika kita mengartikan apa arti dari Babiat tersebut. Selain diartikan sebagai sosok penguasa dan pelindung, ternyata babiat tersebut punya arti tersendiri dan asal muasalnya. 


Pada abad XII bangsa batak percaya bahwa babiat adalah sosok jelmaan dari sosok penguasa bangsa batak "Raja Uti". Itu sebabnya zaman dahulu kala orang batak bertemu harimau, masyarakat batak pada zaman dahulu menyarankan agar jangan takut, Cukup Mengatakan "Lontung Do Au Ompung" yang artinya Aku ini Lontung Kakek. 


Tingginya penghormatan orang Batak terhadap harimau menjadikan karakter harimau juga diidentikkan dengan karakter orang Batak yang keras, penolong, pelindung, setia berteman, dan melambangkan kekuatan.

info wisata sumut : 

Baca juga : Bukit Siattar Atas Silalahi : Keindahan Alam Tao Silalahi Dengan Senjanya Yang Romantis



Itulah mengapa setiap monumen atau tempat situs-situs sejarah batak kita temukan Patung Babiat. Selain memiliki arti dalam kehidupan sosial juga memiliki sejarah asal muasal mengapa harimau itu sangat dihormati bagi bangsa batak. 


Teman-teman mungkin berpikir mengapa pada zaman dahulu bangsa batak, harimau itu dihormati, dan kalau kita dengarkan cerita oppung kita pada zaman dahulu di masa-masa penjajahan, Harimau itu juga sebagai pelindung seseorang untuk melawan musuh. Iya mungkin cerita seperti ini tidak terdengar asing lagi bagi kita. Dikarenakan Orang batak pada jaman dahulu memiliki suatu kelebihan atau kesaktian yang mereka gunakan bermanfaat bagi mereka pada masa lalu. 


info wisata sumut : 

Baca juga : Aek Natonang Pulau Samosir -Danau di Atas Danau, Potret Keindahan & Aktivitas Wisata 


Asal Muasal Babiat Sitelpang.





Kita etnis batak pasti kenal dengan sosok meteologi legenda tanah batak Si Raja Uti (Raja Uti Mutiaraja). Uti so ra mate, raja so ra matua” artinya yang tidak meninggal yang tidak bertambah tua (sampai tujuh keturunan).


Saat lahir, wujudnya tidak sempurna, tidak mempunyai kaki dan tangan, tetapi tekun beribadah kepada Ompu Mulajadi Na Bolon. Berkat ketulusan hatinya, yang putih suci, murni tidak ternoda, “na puti sohaliapan na puti sohapupuran,” doanya terjawab dan ia dapat bersalin rupa menjadi manusia sempurna.


Karna Raja uti bisa menjelma beberapa Wujud, akhirnya ia menjelma sebagai sosok Babiat (Harimau) yang dikenal sebagai Babiat Sitelpang. Inilah alasan mengapa Harimau itu dihormati pada zaman dahulu. 


Ada beberapa versi yang menceritakan Legenda Harimau ( Babiat Sitelpang ) di tanah batak. Satu versi menyebutkan berawal dari keturunan si Raja Batak yang melahirkan kembar laki-laki dan perempuan yakni "Si boru Pareme" dan Saribu raja.


Meski keduanya kembar, Mereka saling jatuh cinta dan melakukan hubungan Intim, yang seharusnya sangat tidak boleh dilakukan. Akibat perbuatan yang sangat tidak baik, mereka pun di usir dari kampung. Si boru pareme di buang ke hutan, sedangkan Saribu Raja di asingkan. 


Di hutan, Si Boru Pareme tinggal sendiri dengan terancam. Setiap hari ia meratapi hidupnya, sehingga membuatnya jatuh sakit. Raja Uti, sebagai saudaranya tertua nya yang juga diasingkan ke hutan karena bentuk fisiknya sejak lahir cacat. Menjadi kasihan melihat kehidupan Si Boru Pareme.


Raja uti lantas mengutus seekor harimau membantu Si Boru Pareme menyediakan makanan sekaligus menjaga keselamatan Si Boru Pareme dari binatang buas yang ada di hutan. 


Raja Unti yang punya kesaktian mandraguna itulah yang menjelma menjadi seekor harimau. Raja uti memang sejak lahir sudah cacat, mewujud menjadi harimau. Namun karena dia cacat maka ketika menjelma menjadi Harimau, harimau terlihat seperti harimau pincang.  


Itu sebabnya bagi orang batak Harimau tersebut dinamai Babiat Sitelpang atau Harimau Pincang. 


Sejak Si boru pareme bersahabat dengan Harimau Tersebut, ada semacam kesepakatan bahwa harimau tidak akan memakan keturunan Si Boru Pareme. Anak yang dilahirkan Si Boru Pareme diberi nama Raja Lontung.


Babiat Sitelpang, legenda Harimau yang mendapat penghormatan sangat tinggi bagi orang Batak. Bagi masyarakat desa yang tinggal dekat dengan hutan biasanya takut menyebut kata Harimau, dan sering mengatakan dengan sebutan "Ompungi",


Cerita ini hidup dalam kebudayaan Orang Batak selama beratus-ratu tahun, dan menjadikan nilai-nilai Sosial, Budaya, dan kearifan lokal.





Babiat Sitelpang : Legenda Harimau Yang Mendapat Penghormatan Sangat Tinggi bagi Orang Batak. Babiat Sitelpang : Legenda Harimau Yang Mendapat Penghormatan Sangat Tinggi bagi Orang Batak. Reviewed by adenapriscillia on Oktober 04, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar

Related Post No.