Ads Top

Tradisi Boras Sipir Ni Tondi : Simbol & Makna Tradisi Untuk Menguatkan Roh dan Jiwa

 jendeladunia16.com -  Tradisi Boras Sipir Ni Tondi : Simbol & Makna Tradisi Untuk Menguatkan Roh dan Jiwa 


pic by : instagram/@uli_adriani

Tradisi adalah suatu pola kebiasaan sekelompok masyarakat yang dipercaya memiliki nilai religi dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menjadi suatu adat istiadat di suatu daerah. Bangsa Indonesia dikenal dengan banyaknya suku, ras dan etnik yang berbeda-beda. Terdapat juga kebudayaan yang dipandang sebagai bagian warisan manusia secara turun-temurun melalui proses belajar dari para leluhur. 


Suku Batak memang memiliki banyak tradisi bersejarah yang mulai ada sejak jaman leluhur dan masih dilestarikan sampai sekarang. Bukan hanya dalam momen tertentu namun kebudayaan ini masih terus dilestarikan dalam kehidupan sehari-hari.


pic by : instagram/@hardylie_


Kamu yang bersuku batak pasti pernah melihat tradisi menaburkan beras ke bagian Tubuh kita yaitu Kepala. Admin juga pernah merasakan momen Tradisi ini. Tradisi ini dinamakan Boras Sipir Ni Tondi. Tradisi seperti ini akan kita temukan di Tradisi Pernikahan Adat Batak, Pembabtisan anak, Memasuki rumah baru, Memberkati Seseorang, atau Terjadinya suatu kejadian atau peristiwa dalam orang tersebut. 


Sesuai dengan nama Boras Sipir Ni Tondi tradisi ini memiliki tujuan yang sangat baik dalam setiap orang. Tujuan tradisi ini adalah untuk menguatkan jiwa seseorang yang mengalami sukacita atau sebaliknya.


pic by : instagram/@jonamastiur


Saya yakin kita tentu belum tau apa arti dalam Tradisi ini. Kali ini admin akan memberikan arti simbol dalam tradisi ini. Boras si pir ni Tondi itu sebuah lambang dari sebuah proses yang ter kristalisasi seperti beras yang mulai pertama kali di tanam dan sampai di panen,sampai menghasilkan itu beras.


Boras sipir ni tondi : arti kata Boras : beras, pir : keras, sipir ni : Kuat, Tondi: Jiwa atau Roh. Jadi, boras sipir ni tondi: beras yang berfungsi untuk menguatkan roh atau jiwa. Boras Sipir Ni Tondi adalah beras sebagai simbol untuk menguatkan roh atau jiwa. 


Falsafah Boras Sipir ni tondi mempunyai makna memberkati roh ’jiwa’. Agar seseorang tetap kuat. Sebagaimana kuatnya biji beras yang menjadi harapan dan sumber kehidupan bagi orang banyak. 


Boras Sipir Ni Tondi dapat disimpulkan mempunyai tujuan positif, dan orang  yang melakukan tradisi ini berharap agar apa yang diucapkan dapat terkabul (horas jala gabe) begitu juga orang yang dilakukan menjadi bagian yang mendapat tujuan baik sesuai diharapkan. 


Gimana ?... Saya harap teman-teman terbantu akan informasi ini akan tradisi kita. Buat teman-teman yang juga punya tafsiran yang lebih jelas lagi akan tradisi Boras Sipir Ni Tondi, Silahkan teman-teman berikan penjelasannya di Kolom Komentarnya. Agar kita semakin lebih mengenal simbol dari Tradisi ini.


Semoga artikel ini bisa membantu kamu untuk menambah wawasan tradisi budaya adat Batak Toba yang belum kita ketahui. Sekian dulu ulasan kita kali ini akan Tradisi Adat Budaya Batak Boras Sipir Ni Tondi. 


Jika menurut kamu informasi ini penting dan bermanfaat jangan lupa untuk share ke teman-teman kamu. Ikuti juga Instagram kita @TRIP_Culturee agar teman-teman tau Updatean dari Admin.... 








Tradisi Boras Sipir Ni Tondi : Simbol & Makna Tradisi Untuk Menguatkan Roh dan Jiwa Tradisi Boras Sipir Ni Tondi : Simbol & Makna Tradisi Untuk Menguatkan Roh dan Jiwa Reviewed by adenapriscillia on September 19, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar

Related Post No.